Salah
satu tugas seorang Konselor sekolaha adalah membantu peserta didik dalam
menangani masalah yang dihadapinya. Seorang konselor konselor selalu
berhubungan dengan masalah-masalah peserta didik yang bersifat kompleks, setiap
manusia itu berbeda satu sama lainnya. Begitu pula dengan permasalahan yang
dihadapinya. Konselor sekolah (Guru BK) harus benar-benar memahami siswa
asuhnya, agar dapat mengetahui masalah apa yang dihadapi mereka sehingga dapat
menemukan penyelesain masalah secara baik dan tepat.
Rentan
umur siswa pada masa sekolah menengah dapa dikategorikan masa remaja (puber),
masa ini merupakan masa peralihan siswa dari masak anak-anak menuju masa
dewasa. Masa puber adalah periode unik dan khusus yang ditandai dengan
perubahan- perubahan perkembangan yang tidak terjadi dalam tahap-tahap lain
dalam rentang kehidupan. Oleh karena itu pada masa ini sangat rentan siswa
mengalami masalah yang sulit bagi mereka, tanpa mereka ketahui bagaimana
penyelesaiinya secara tepat. Peran seorang Konselor sekolah sangat dibutuhkan
agar siswa mampu memahami diri mereka dan masalah mereka. Adapun
masalah-masalah yang dialami siswa dpat diklasifikasikan menjadi:
1. Permasalahan Emosi, masa remaja awal membuat remaja mengalami emosi yang
tidak stabil hal ini dikarenakan pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi
cukup pesat di usia ini sehingga adanya peralihan dari usia anak-anak ke
remaja.
2. Pemasalahan Ekonomi, remaja mudah dipengaruhi oleh lingkungan, mereka suka
mengimitasi sesuatu yang mereka anggap “keren” sehingga banyak hal-hal yang
mereka inginkan dan harus dipenuhi. Hal ini tentu akan menimbulkan masalah,
terutama jika kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan.
3. Masalah Keluarga, remaja sering mengalami pertentangan dengan keluaraga
kerena perbedaan antara keinginan dari remaja tersebut dengan orang tua atau
keluarga mereka.
4. Masalah Sikap belajar, remaja sering mengalami masalah dalam belajar karena
sulit menentukan cara belajar yang sesuai dengan diri mereka, yang membuat mereka
malas dalam belajar sehingga berdampak pada prestasi belajar yang rendah.
5. Masalah Pacaran dan
perkawinan, ciri perkembangan yang
terjadi pada masa remaja awal juga munculnya rasa suka terhadap lawan jenis.
Oleh karena itu penting bagi remaja untuk mengetahui hal-hal mengenai pacaran
dan perkawinan agar dapat menjauhi permasalahan-permasalahan yang berhubungan
dengan hal tersebut.
6. Masalah Narkoba, sekarang ini masalah-masalah mengenai narkoba telah
menjadi masalah umum. Remaja memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar, dan
suka untuk mencoba-coba itulah mengapa banyak remaja yang terjerat masalah
narkoba.
7. Masalah Pendidikan, perkembangan dalam diri siswa temasuk dalam apek
kognitif dapat membawa pengaruh positif maupun negatif terutama jika mereka
tidak mampu menyesuaikan diri dan meninggalkan sikap malas.
8. Masalah Agama atau
Moralitas, karena rasa ingin tahu
yang tinggi dimiliki remaja, membuat mereka mulai mencari tahu hal-hal yang
terkadang mereka anggap tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan pemuikiran
mereka.
9. Masalah pribadi
(fisik dan psikis), masalah yang sangat
tampak dari remaja adalah berubahnya kondisi fisik, jika mereka tidak siap
menerima perubahan itu membuat mereka sulit untuk menyesuaikan diri dan
mempengaruhi kondisi psikisnya.
10. Masalah karier, masa remaja ini membuat mereka mulai berfikir masalah
karier yang akan mereka pilih kedepannya. Jika remaja tidak memiliki pengethuan
yang memadai, ditambah lagi pemikiran yang belum matang akan membuat mereka
salah memilih, yang akan menimbulkan masalah-masaah yang beragam kedepannya.
11. Masalah lingkungan, sikap remaja yang mudah terpengaruh dengan lingkungan
membuat mereka rentan terkena masalah, remaja yang tidak bisa menyesuaikan diri
dengan lingkungannya juga akan menimbulkan masalah di dalam kehidupan mereka.
12. Masalah pergaulan, remaja sering tidak berpikir jangka panjang, mereka
juga sulit memilah mana yang baik dan tidak baik baginya. Jika remaja memilih
pergaulan yang salah, maka hal itu akan menimbulkan masalah bagi mereka.


Komentar
Posting Komentar